Kau beku akupun bisu,tak ada kata cair mengalir
memerah saga seketika langit saksikan perang kita
petir berulang menampar meski tanpa gemuruh hujan
kau dan aku terdiam dalam selimut kebodohan
yang selalu kekeh akan kebenaran pendapat diri
masih tak ada kata cair dari masing hati berdua
bersama keras arungi jalinan tak karuan
Aku menunggu bias surya yang nantinya pecahkan bekumu
agar melumer kasih ke cawan tempat kita letakkan bahagia
yang nantinya akan kita rasa berdua sebuah mahligai nan biru
tapi masih juga berdentum detak amarah di jantungmu
hingga kau masih terdiam dalam seribu pikiran tak guna
ku kira semua kan mudah terlalui dengan ketabahan
tapi hati yang mana kan setuju bila tiada obat untuk sebuah luka
Jalan yang panjang tetap kan jadi pengharapan
dalam kelopak mata yang masih membasah sayu
ku masih berdiri mengejar kata janji dari bibirmu
bukan diri tak berharga diri mengejar hingga tak berarti
semata sayang yang teramat hingga diri bersimpuh lumpuh
sejuta duri menusuk hati tapi tetap kan ku menghibur diri
mati rasa akan segala luka sebab hatimu yang kuat kan aku
Denpasar
05-05-2011
[bayi solo show]



Tidak ada komentar:
Posting Komentar