Bayi Solo

Kamis, 26 Mei 2011

Gamang

***

Sendiri ku diam menatap ilusi
seakan diri terbiarkan dalam carut marut kisah hidup
tanpa kata kenapa dan mengapa terngiang di ujung telinga
kian lekang termakan dingin yang merubah beku
bersama langkah yang lumpur debu selalu memberati
hari tetap berganti hingga hilang simpati dalam diri
hingga tiba di titik akhir hilangnya kepercayaan diri

Ke arah mana agar ku bisa dengar lagu kemenangan
masa demi masa hanya terukir sejarah buram
tak pernah warna indah pelangi menyandingi
terang sang bintang hanya benderang di sana
tak sudi bahkan enggan hinggap di dada ini
meski dalam mata terpejam namun hati selalu bercerita
tentang akhir yang tak selalu gapai ketentraman

Dada tersesaki arti macam tak pernah pasti
sejenak segala cinta kasih ingin teraih di jemari hati
namun seakan ruang tak tertembus dan kian menjauh
seberkas cahaya kilat menyala di depan mata
tapi benderang tak teraih terdapati oleh diri
hanya pekat gelap yang hadir setelahnya
meraba tanpa rasa mengira tanpa terterka

Berjalan sendiri tapaki arah samar
sebentar toleh belakang akan sejarah silam
jelas terlihat roda kelam terbentang di belakang
angin kencang dan halilintar ialah terpaan hidup
hanya berharap reda setelahnya badai menggila
dalam mengkerdilnya bilah hati hanya terbentuk asa
di depan ialah hidupku yang sesungguhnya.


                                                Denpasar
                                              26-05-2011
                                           [bayi solo show]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar