Masih bercecer terserak segala rentetan peristiwa lalu
keras di hempas oleh realita nyata yang melukakan
kesekian kali teriakan parau tak gemingkan keadaan
justru kian lekat bagai benalu yang setia mengganggu
hingga diri selamanya bertanya "sebenarnya ini kenapa"
Bersama malam selalu ku langkahkan ayunan letih kakiku
tapi kenapanya siang begitu tergesa menjemput malamku
begitu ku sayangi mimpi-mimpiku kala malam merajam
di mana tak ada sakit tiada perih dalam diri yang ringkih
namun waktu seakan tak pernah sudi melihat senyumku
Dalam benakku yang terdiam ku biarkan perih berdendang
entah sebentar ataukah selamanya dalam lagu tak merdu ini
ku harap sebentar saja selanjutnya diam dan lekas pergi
di sini memang harus ku mengerti dan pahami akan arti
apa makna "Di cintainya"dan apa makna "Di tinggalkannya"
Denpasar
06-05-2011
[bayi solo show]



Tidak ada komentar:
Posting Komentar