Bayi Solo
Minggu, 01 September 2013
Kamis, 08 Maret 2012
Benar saja,,,,tak lagi mampu ku menarikan lidah,
sepi ini kepunyaanku,,,diam ini milikku,,,milikku,,,,
jangan kau tatap wajahku,,,biarlah ku menunduk,,,,
aku malu,,,sebab bola mata kini telah jadi kubangan air mata,
diamlah di sana dan diam,,,biar ku nikmati aroma wangi rambutmu,
sengaja ku biarkan sepi menikami hati sendiri,
untuk apa lagi,,,tak terlihat keberadaanku olehmu,,,mengabaikan,
meski ku beri rasa sayang yang dalam,,,justru terberi sunyi mencekam,
Terbuang waktu untuk yang tak ku jangkau,,,jauh,,,
bukan cinderela untuk kita,,,yang penuh suka cita bercinta,
tak juga romi dan juli yang pertaruhkan hidup untuk cinta sejati,
angin,,,seperti angin rasa kita yang ada,,,'Terasa tapi tak nyata',
entah kenapa,,,,takdir kesendirianku,mampu terkoyak sekejap olehmu,
meski ujung ku lihat namun tak pernah ku sampai di sana,
di tempat,,,dan tetap di tempat hingga sendiri meratap,
dan biarlah,,,jangan usik dudukku hngga nanti,,,entah sampai kapan,,,,
Denpasar
08-03-2012
{bayi solo show}
Rabu, 22 Februari 2012
Di meja tuhan,,,,,,,
Hal-hal pencekik leher,,,,,,,
seribu persoalan penyumbat jalan nafas,,,,,,
berjubel di tempurung kepala,,,,
aku belum siap kehilangan,,kerena memang belum ku miliki,,,,
aku belum mampu lupakan apa yang belum aku ingat,,,,
dan aku pasti hancur,,,!walau ku tahu hati ini tak lagi utuh,,,
lalu hanya mati,,,meski tak pernah ku rasa hidup,,,,,
Sebaiknya aku pamit,,,,,
tak perlu ku rasa hal-hal tak perlu...
sedang mereka tak pernah tau,,,,membiarkan ku duduk lesu,,,,
tapi ingin ku rasa sekali lagi,,,sesuatu yang pernah ku singgahi,,,,
meskipun sebentar dan selanjutnya harus ku mati,,,,
sebuah kata 'sejenak' begitu sulitnya tercipta di sini,,,
semua jatuhkan 'vonis' yang jauh dari adil.
Berontak,,,??
lalu yang bagaimana,,,,,bentuk berontak pengaduan ini,,,
di meja tuhan bertumpuk keluh kesah ini,,,,
di rumah tuhan ku pertanyaan takdir ini,,,
dan,,,,lamanya menunggu terjawab dengan kata 'menunggu'
telah habis lembar demi lembar persoalan ini,,,terbang di bawa angin,,,
dengan satu jawabanpun 'tidak' pernah terjawab,,,,,,kosong.
Denpasar
22-02-2012
(bayi solo show)
Minggu, 18 Desember 2011
Ku tanya takdirku
Ada saat berhenti,,,,tapi mungkin belum sekarang,,,,
masih berjuang,,,,,berusaha raih kesempurnaan hidup,,,,,
jauh dan lelah siap menyambut tiap derit tapak kaki ini,
gelap terang menghadang untuk sekedar temaniku,,,,
aku tak berhenti,,,,tak menoleh suramnya hari lalu,,,,
sekarung perih suram lalu ku tinggal jauh di sana,,,di sanaa,,,,
dia tertawa,,,,,mereka girang terbahak,,,,,aku siap,,!dan aku siap,,!!
cibir sudut bibir,,,,,sinis tak manis,,,,,semua tak memaksaku menangis,
tak ku lihat mereka,,,tak ku dengar sumbang suara mereka,,,
aku tetap aku,,,,bukan siapapun,dan tak pernah jadi siapapun,,!
Terlambatkah,,,??
bila awal ini sedikit di ujung usia,,,sedikit dari sisa-sisa masaku,,,,,
tapi ku ingin sekarang,,,saat ini juga,,,merakit sebuah arah kejelasan hidup,
letih sangat lebih di hati,,,,lelah amat manja di mata,,,,harus berakhir semuanya,
ku ganti tujuan terangnya bias hidup yang selalu mengganggu tidurku,
aku tahu,,,,,tak mudah ku lewati,,,tak mudah ku hadapi,,,,sendiri,
dan sandaran tak ku harapkan,,,meski letih nanti menghampiri,,,,
mati biarlah mati bila itu kehendak illahi,,,bahagia biarlah bahagia bila itu kehendak yang kuasa,
dengan "Bissmillah" semua ku awali,,,awali menjemput mimpi yang menunggu,
hanya restuMU ku inginkan,,,ya allah ya robb,,,,,,,,,,amin
Denpasar
18-12-2011
(bayi solo show)
Kamis, 17 November 2011
Bunga kembang api
Diamlah di sana dan ku diam di sini
saling lewati lorong kosong tanpa ujung pencapaian,
sorot mata tak cukup gugah sadarkan hatimu,,,bahwa,,,,,
mata ini tak ingin kau jauh dari pandangku,,,,,,bahwa,,,,
tangan ini tak mau jauh dari jangkauanmu,,,,,,bahwa,,,,
kuping ini tak rela samar dengar suaramu,,,,,,tapi,,,,
memang waktu tak menamparmu untuk kau lekas sadari,,,,
bahwa hati ini selalu perbincangkan namamu,,,pikirkanmu,,,,
Tia,,,,,tak sedikit waktu untukku menahan sendiri,
dua tahun tak karatkan patrian namamu di hati ini,
tak ada umpama yang pantas gambarkan kagum ini,
semua terlampau "terlalu",,,berlebih untukmu,,,,,
tia,,,,,,tak mungkin sendiri kau kini,,,itu pasti,,,,
tia,,,,,,mustahil saat ini kau sepi,,,,itupun tak terjadi,,,,
ku tau,,,,,di sana seribu mata tak rela melihat tangismu,,,,,
sejuta tangan pilihan siap memeluk kesendirianmu,,,,,
Bunga kembang api,,,,,,hanya sekejap pijar eloknya,,,,,
selebihnya arang hitam membekas tak sirna,,,,,
entah maksud apa dengan tuhanku kini,,,,,,
yang beriku sesaat indah asmara denganmu,,,,,aku tak tahu,,,,,
umpama bunga kembang api,,,,,yang menyala namun tak lama,,,,,,
tia,,,,,,pulangkan rasa itu kembali,,,,,bila jari jarimu tak mampu terima,,,,,
agar ku kembali lega bernafas dari lamanya sesak mengharapmu,,,,,,
dan ku bungkus rapi semua hal tentangmu,,,,kini dan selamanya,,,,,,
denpasar
18-11-2011
(bayi solo show)
Kamis, 22 September 2011
Teman hati,,?bukan,,,,
Semoga langkah hari-hari,,,
tak selalu tercampur rindu ini,,,
berat terjatuh biarlah bangun ku sendiri,
asal rindu tak menangkapku kembali,
tak pungkiri hati di berati rindu bertemu,
menapak tawa di hari yang dulu masih bersama,
erat berpegang di arah kisah manja yang sejenak,
namun tersirat buah makna di teriknya kotamu,
aku tak pernah segalanya untuk hidupmu,
tak istimewa di ruang yang kau janjikan,
hanya batas teman tak kau kenan tuk datang,,,tak lebih,
dan lalu tak berhenti,,,,untuk langkah jauhimu sejauh ku bisa,,,
mengutuk terik siang,,,yang tak beritahu akan sikapmu,
terlambat,,,,terlambat cegah luka ini,,,
kian menjalar di sendi perih yang membiru,
semakin merajam harapan yang ku banggakan,
sisakan tanya benak,,,,maksud apa kau ingini,,,??
jumpa sempurna itu tak ada,,,,tak lebih dari pahit saja,
paksakan angkat kecewa ini sendiri,,,sendiri,,,,,
dan akhirnya,,,,,teman hatimu saja,,,aku bukan.
Denpasar
22-09-2011
[bayi solo show]
Jumat, 09 September 2011
Hadapi saja,,,,,
Relakan yang terjadi,,,,,,,takkan kembali,,,,,,,,
dia sudah miliknya,,,,bukan milikku lagi,,,,,
tak perlu menangis,,,,tak perlu bersedih,,,,tak perlu sedu sedah itu,,,
hadapi saja,,,,!
pasrah pada illahi,,,hanya itu yang ku bisa,,,ambil hikmahnya,,,,,ambil indahnya,,,,
cobalah menari cobalah bernyanyi cobalah,,,cobalah,,,cobalah,,,,,mulai detik ini,,,,,
hadapi saja,,,,!
hilang memang hilang,,,,,wajahnya terus terbayang,,,,,,
berjumpa di mimpi,,,,kau ajak aku untuk menari bernyanyi bersama,,,,,,
hilang memang hilang,,,,wajahnya terus terbayang,,,,,,
berjumpa di mimpi,,,,kau ajak aku untuk menari bernyanyi bersama,,,,,,
hadapi saja,,,,!
hadapi saja,,,,!
[thnks bank iwan]
Rasa lekas lari sekencang ku bisa,,,,
tiada mampu terima ini sendiri,
bahagia ini,,,,,kebanggaan hati ini,,,,,,
satu-satu luruh lenyap,,,pergi tanpa peduli,,,
segalanya memaksa,,,,ambil dari hidupku,,,
paksa rebut di genggamku,,,,kepalku lemah,,,jariku berdarah,,,
coba tahankan bahagiaku,,,,tapi tak mampu,,,,dan terlepas,,,
ku pandang perih ini,,,,ku tatap bersama menyeruaknya galau ini,,
semua tak beda,,,,kecewa tetap ada,,,,sakit tetap tercipta,
lelahku tak terkira,,,,coba kejar bahagiaku yang hilang,
Terduduk jatuh tak terkira,,,,,
dalam ku jemput bahagia yang sempat terasa,,,
secepat ini terenggut pahit garis hidup,,
sebentar makna indah hidup,,selebihnya di rajai kecewa,
tak menggunung kumpulan asa jiwa ini,,
hanya ingin bahagia yang biasa,,,,tak luar biasa,,,,,
wujudkan harapan cinta nyata,,,bukan sandiwara,
tapi hidup bergaris lain,,,,memaksa renggut semua,,,
aku terbuang,,,,,dari orang ku sayang,,,ku banggakan,,
dan bersanding dalam kuatnya belenggu sepi,,,,
Denpasar
14-09-2011
[bayi solo show]
Langganan:
Postingan (Atom)



