Minggu, 10 Juli 2011
Nasib tuhan di jaman edan
Termasuknya aku di antaranya,,,,
umatmu yang sedikit berluang waktu jalani wajibku,
mengalir hari-hari tanpa lewati jalan yang tak semestinya
meremehkan segala aturan dan perintah yang kau buat,,
ampuni semua lalai umatmu tuhan,,,,termasuknya diri ini
yang kesibukan duniawi kami jadikan alat pembelaan
atas lemah dan rapuhnya iman-iman kami,,,,
harus kami akui,,,,,modern dan gemerlapnya jagad
telah gelapkan mata hati kami,,,,hingga tunaikan aturanmu pun
kami urutkan di baris kewajiban yang terakhir,,
Sudah terlalu jauh hati kami berjalan sendiri
seakan tuntunanmu bagai tak kami butuhkan,, dan
bagaikan perlindungan darimu tak kami perlukan lagi,,
dan sangatnya busuk mata hati kami semua
yang akan ingat kuasamu saat kami tak berdaya saja
dan yang hanya akan sebut asma namamu kala sekaratnya raga,,,
itu memang yang terjadi tuhan,,,,dari mata dan hati kami,,
betapa terlalu bangganya kami mengundang dosa-dosa
hingga tak sadar kami telah jauh tinggalkan surgamu
dan hanya menyimpan ayat-ayatmu tanpa pernah kami jalankan
Sesungguhnya kami tahu tuhan,,,,,,,
bahwa kau beri iman di tangan ini,,,,,tapi masih juga kami melukai
dan di lidah bibir ini ada imanmu,,,,tapi tetap saja saling mencaci
itu tanda sangatlah jauh kami tinggalkan aturan ajaranmu
yang utamakan segala anjuran gempitanya dunia
tanpa sedikit ikuti petunjuk arah di mana keberadaanmu,,
kami buta tuhan,,,,,,dan kami bodoh telah banggakan dosa
sungguh kami tak melihat hukum dan keadilanmu nanti,
yang kami yakin akan tagihan pertanggung jawabannya
atas segala tingkah polah hidupnya kami di jagad ciptaanmu..
Denpasar
10-07-2011
[bayi solo show]
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar