Satu waktu beradu remuknya rindu
pada sang pemberi nafas baru hidupku
tak dia atau pun para mereka-mereka
sosok yang masih ku rasa hangat peluknya 5 tahun lalu
tutur yang masih ku rasa lembutnya 5 tahun dulu
tak lagi berdaya bila bayang itu datang menegur lamunan
menjelma di sela fikiran yang mengurai seribu persoalan
tak pernah sekalipun jera atau pun trauma hati
justru hadirmu ingin ku pinta selalu di samping menemani
dan tak kuatnya ku bendung rindu ini hanya denganmu IBU,,,
IBU,,,,,,di sini ku mencetak jejak-jejak di bali
bersama mengelupasnya telapak dua kaki ini
sendiri ku paksa mengurai sumber poraknya keluarga
coba pecahkan membatunya masalah yang sangat klasik
meski ada kala tangan dan hati lemah menangis lirih
tapi itu bukan satu alasan untuk ku tinggalkan semua
beban menggantung berat di pundak lengan ini IBU,,,
satu persatu ku tanggalkan meski seribu beban belum terangkat
bukan ku menyerah pasrah kalah,,,itu tak pernah kau ajarkan
hanya ada saat keluh ini ingin termuntahkan,,,tapi pada siapa,,,??
Malam sangatlah jemu dengar rintih ini
siang pun muak melihat gemetarnya tubuh ini
tak seharusnya pada mereka ku adukan semua
tapi denganmu IBU,,,,,denganmu,,,,,,
dari itu menghebatnya rindu ini hanya untukmu
dalam resah hanya bayangmu ku mohoni pertolongan
agarnya tak bosan kau datang dampingi gelisahku
moga tak ada jemu dalam bantu tiap kesusahanku
biarpun mentari tak lagi sambangi pagi lagi
di tiap detik,,,, rindu ini tak terbendung untukmu IBU,,,,
Denpasar
12-06-2011
[bayi solo show]



Tidak ada komentar:
Posting Komentar