***
Arrrrrrrgh,,,,,,,,,,
aah sangatnya senyum itu masih di sini
merasuk kulit menembus daging dan hinggap di otakku
apapun cara ku rasa sulit sirnakan sosok dan senyuman itu
ku anggap dia berdosa sebab dia hadirkan wujud indah di depanku
yang nyata-nyata membuatku kepayang terbayang-bayang
begitu menghebat siksa atas kelebat datangnya dia
hingga waktu ingin ku putar untuk kemarin saja saat kau datang
sebentar memang,,,namun seribu tahun ku perlukan waktu tuk lupakan
tak gampang hapus lenyapkan sesuatu tentang indah dirinya
Waktu terus menggeliat berlalu,,,,,,,,,,,,
angin mesra begitu lembut kau hembuskan
hingga terpercik sedikit damba yang sedikit ragu terucap
bertemu dan bicara ialah hasrat yang ingin tersampaikan
arrrrrrgghhh,,,,,betapa semua ini sangat membunuh keji hatiku
waktu berlahan berjalan tanpa peduli yang di sini terperih
membendung ingin yang tersumbat untuk terucap
menahan riuh golak asmara yang masih tertahan dalam benak
hmmm,,,,jujur sebenarnya diri lelah dan ingin lekas rehat
dari goda dan perkara soal wanita.
Apa mungkin sama,,,,,,,,,,,,
yang pada akhirnya kan tinggalkan berlari
akan hanya kian menjauh tak datang lagi
entahlah,,,,,hanya berjurus terka yang ku punya
dengan taruhan kecewa bilanya terka melesat salah
mungkin tak perlu berandai-andai tentang dirinya
terlalu uzur ku rapatkan perbedaan yang ada
dengan usia yang menumpuk berbagi dalam belianya
suatu kata "pasti" yang susah terjadi dan terlaksana
tapi kan ku nikmati bila ini hanya ijinmu ku bermimpi.
Denpasar
02-06-2011
[bayi solo show]



Tidak ada komentar:
Posting Komentar