Gamang dalam langkah tapaki jejakmu
di bentangan nirwana hanya gambarmu terpampang
di sudut langit wajahmu tersenyum merayu hati
memaksaku terus mencari di tiap sisa hidupku
seakan alam berdinding wajahmu seorang
tanpa ada celah untuk tak ada wajah dirimu
Sesaat rindu itu indah bagimu sayang
tapi buatku laksana bisa meracuni nurani
di siang selalu gelap di malam selalu pekat
dan langit bagai beratap rona wajahmu
anginpun seakan membisik lembut suaramu
angan dan pikiranku kuat terikat rasa kerinduan
Di rautmu teramat yakinkan aku
akan satu hal ketabahan menunggui
suaramu betapa paksakan aku untuk terus menanti
hingga tak ada celah sempit untuk bilah hati lain
berdirinya ku di sini hanya kerenamu
kuatnya ku selama ini di sini sebab olehmu
[entah mengertikah kamu,,,,,,,,,]
Denpasar
28-04-2011
[bayi solo show]



Tidak ada komentar:
Posting Komentar